Pilih satu sudut di rumah atau kantor yang khusus untuk aktivitas ringan dan eksplorasi ide. Menandai ruang membantu otak mengenali tujuan ruang tersebut.
Susun furnitur agar memberi ruang untuk berdiri, berjalan singkat, atau melakukan gerakan ringan. Ruang terbuka kecil memberi kebebasan untuk berpindah posisi dan mencari sudut pandang baru.
Tambahkan elemen yang mengundang kreativitas, seperti papan catatan, bahan visual, atau lampu yang dapat diatur. Akses visual yang menyenangkan memicu refleksi dan ide spontan.
Sediakan alat sederhana seperti pensil warna, kain, atau benda kecil yang mudah dipindah. Sentuhan taktis kecil sering membuka jalur ide yang berbeda.
Ciptakan rutinitas singkat untuk memulai sesi di sudut itu, misalnya 10 menit eksplorasi bebas. Batasan waktu kecil membantu memfokuskan gerak dan menjaga energi tetap ringan.
Sesuaikan ruang seiring waktu berdasarkan aktivitas yang paling sering dilakukan. Fleksibilitas membuat ruang tetap relevan dan mendukung aliran pikiran yang terus berubah.